Skip ke Konten

Jelang KKN 2026, LP2M Matangkan Seluruh Persiapan

23 Juni 2026 oleh
Jelang KKN 2026, LP2M Matangkan Seluruh Persiapan
Humas IAIN Parepare
Humas IAIN Parepare - Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) IAIN Parepare menggelar rapat persiapan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Teori Tahun 2026 di Ruang Rapat LP2M, Senin, 22 Juni 2026. Rapat dipimpin oleh Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LP2M IAIN Parepare, Dr. Musmulyadi, M.M., serta dihadiri panitia pelaksana KKN.

Rapat tersebut merupakan bagian dari upaya mematangkan seluruh tahapan pelaksanaan KKN, mulai dari pembekalan mahasiswa hingga persiapan pemberangkatan ke lokasi pengabdian. Berbagai agenda strategis dibahas guna memastikan pelaksanaan KKN Tahun 2026 berlangsung lancar, terarah, dan sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

Salah satu agenda utama yang menjadi fokus pembahasan ialah finalisasi materi KKN Teori atau pembekalan bagi mahasiswa peserta KKN. Pembekalan dipandang sebagai tahapan penting untuk membekali mahasiswa sebelum diterjunkan ke tengah masyarakat. Oleh karena itu, panitia menyempurnakan substansi materi, jadwal pelaksanaan, serta kesiapan narasumber yang akan memberikan pembekalan.

Materi yang disiapkan meliputi pemahaman mengenai tugas dan fungsi mahasiswa KKN, etika bermasyarakat, penyusunan program kerja, administrasi pelaksanaan KKN, serta penguatan nilai-nilai moderasi beragama dan pengabdian berbasis kebutuhan masyarakat. Materi tersebut diharapkan mampu membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan selama menjalankan pengabdian di lapangan.


Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LP2M IAIN Parepare, Dr. Musmulyadi, M.M., menegaskan bahwa pembekalan merupakan tahapan yang sangat penting dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi berbagai dinamika di lokasi KKN.

"Pembekalan bukan sekadar kegiatan formal sebelum pemberangkatan, tetapi menjadi fondasi bagi mahasiswa untuk memahami peran dan tanggung jawabnya sebagai agen pengabdian. Karena itu, materi yang diberikan harus relevan, aplikatif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang akan menjadi lokasi pengabdian mahasiswa," ujarnya.

Selain finalisasi materi pembekalan, rapat juga membahas sejumlah agenda lain yang berkaitan dengan aspek teknis pelaksanaan KKN, meliputi konsep pembukaan, kesiapan posko, administrasi persuratan, hingga skema pemberangkatan peserta. Seluruh agenda tersebut dibahas secara rinci untuk mengantisipasi berbagai kendala yang berpotensi muncul selama pelaksanaan program.

Melalui rapat persiapan ini, LP2M IAIN Parepare berharap seluruh rangkaian kegiatan KKN Tahun 2026 dapat terlaksana secara optimal. Kesiapan yang matang diharapkan mampu mendukung mahasiswa dalam melaksanakan pengabdian yang berdampak bagi masyarakat sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

Rapat ditutup dengan penyamaan persepsi seluruh panitia mengenai tugas dan tanggung jawab masing-masing sehingga setiap tahapan pelaksanaan KKN dapat berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

Kontributor  : Nur Aeni K

Editor           : Sri Rahayu

di dalam Berita
Rektor IAIN Parepare Apresiasi Asesor BAN-PT pada Penutupan Asesmen Pariwisata Syariah